Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Adukan Pencemaran Nama Baik Via Medsos ke Siber Polda Jatim

oleh -62 views

Surabaya (IndonesiaTagguh.com) –  Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Hidayat, yang berdomisili di Jalan Suratan Ngaglik, Surabaya, Senin (24/1/2022) sore mendatangi Subdit Siber, Ditreskrimsus Polda Jatim untuk mengadukan perihal pencemaran nama baik melalui media sosial (medsos).

Dalam pengaduan itu, Hidayat (Pengadu) menjelaskan kronologi  berawal pada 20 Januari 2022 menemukan unggahan video pada Youtube Channel yang diposting melalui akun Youtube Channel Mimbar  Tube dengan Link https://youtu.be/bARQuPnd5oE, yang berjudul “Gempar…! Edy Mulyadi  Marah Besar Kepada Probowo Subianto Kok Membiarkan  Proyek IKN?”. Dan diunggah pada 18 Januari 2022 serta sudah ditonton  lebih dari 361.737 kali.

Dalam unggahan video tersebut menayangan tentang Edy Mulyadi, seorang politikus dan Caleg  PKS, yang saat itu  sedang melakukan koferensi Pers sehubungan dengan  penolakan UU IKN (Ibu Kota Negara) yang akan dibentuk  di Kalimantan Timur (Kaltim).

Dikatak, kemudian dalam video durasi sekitar 2 menit  20 detik tersebut, teradu  (Edy Mulyadi)  juga menyatakan bahwa “Bpk Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Partai  Gerindra & Juga Menteri Pertahanan Jenderal Bintang Tiga tidak mengerti masalah begini, Macan yang menjadi kayak Mengeong begini aja  tidak mengerti…dst”.

Selain itu, Edy Mulyadi juga mengatakan, bahwa  Bapak Prabowo  dengan kata kata “ Gebleknya kelewatan…”.

Dan setelah diunggah  selama 6 hari  atau dalam waktu  6 x 24 jam  waktu tayang akun Channel  Youtube tersebut sudah mendapatkan 670 ribu  Subscriber dan 3.800 komentar serta mendapatkan  Like  sebanyak 14 ribu. Akibat unggahan tersebut membuat para Kader  dan simpatisan partai Gerindra menjadi sakit hati  dan marah, sehingga  berpotensi menimbulkan konflik horisontal.

Terkait hal itulah, maka Pengadu melaporkan kejadian tersebut ke Subdit V Siber Ditreskrmsus Polda Jatim guna dilakukan proses hukum lebih lanjut. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.