Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Bekuk Pelaku Pembunuhan Berencana dan Pencurian Disertai Pemberatan

oleh -46 views

Surabaya (IndonesiaTangguh.com) – Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim yang dikomandani oleh AKBP Lintar Mahardhono berhasil menangkap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP dan Tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP.

Kasus itu melibatkan tersangka dan Peran tekait  perkara tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana dimaksud dalam Pasai 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP NS berperan membantu SY untuk membunuh SM dengan cara membacok sebanyak 1 (satu) kali mengenai pinggang belakang SM:

Tentang perkara tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP, JK berperan mengawasi keadaaN sekitar dan EK berperan mengawasi keadaan sekitar.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto didampingi Kasubdit Jatanras Polda Jatim AKBP Lintar Mahardhono, Rabu (23/2/2022) mengatakan modus Operandi pembunuhan berencana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP, bahwa pelaku NS melakukan pembacokan mengenai kepala dan leher serta pinggang belakang SM menggunakan celurit, sehingga mengakibatkan SM meninggal dunia

Sedangkan perkara tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP, pelaku JK dkk melakukan pencurian kendaraan merk Honda Beat warna hitam yang terparkir di halaman Indomart dengan cara merusak rumah kunci motor dengan kunci T.

Kronologis Kejadian tindak pidana pembunuhan berencana pada 13 Juni 2011 pagi, SY sebagai Ketua RT telah membagikan beras miskin (raskin) dirumahnya di wilayah Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember.

Sekitar jam 19.00 WIB, SY datang ke rumah PA dan ditemui SM, setelah itu SY memaki-maki SM dengan kata-kata yaitu “kalau punya mulut ngomongnya yang benar” kemudian dijawab oleh SM “saya ngomong apa, kok dibilang punya mulut tidak benar”. Selanjutnya SY mengancam dengan kata-kata “kalau begini tidak akan aman, tunggu sebentar ya, tidur yang enak”. Setelah itu SY pulang, sedangkan SM sendiri pergi kerumah HS.

Sekitar Jam 21.00 WIB, SY datang bersama tiga orang lainnya, namun tidak masuk kerumah PA dan membuat keributan. Salah satu teman SY yang bernama SR merusak kaca rumah PA, dan tidak lama kemudian datanglah EN  bermaksud meredam situasi, namun SY dan kawan-kawannya tidak mau dan tetap marah.

Kemudian SY melemparkan mercon bantingan kearah selatan namun tidak meledak (hanya terbakar), lalu tidak tahu darimana tiba-tiba SM datang dan langsung menuju SY, saat itulah SM ditangkap oleh SY dan di jepit mengunakan tangan kiri. Setelah itu SY membacok dengan celurit ke leher SM sebanyak 2 (dua) kali. Setelah membacok leher SM, SY melepaskan SM, sehingga SM jatuh.

Pada saat jatuh itulah teman SY yang bernama NS membacok SM dari arah belakang dan kena badan SM bagian belakang dan SM meninggal dunia di TKP.

Sementara itu, Tindak pidana pencurian dengan pemberatan, bahwa EK bersama-sama dengan SA (belum tertangkap), DO (belum tertangkap) dan JK pada Senin 24 Januari 2022  sekitar 21.00 WIB, EK di datangi ketiga temannya tersebut dirumahnya, DO menggunakan sepeda Honda Supra warna hitam dan SA dengan JK menggunakan Honda Beat warna putih. Kemudian DO turun dan mengajak EK berangkat untuk mencuri,

Saat berangkat dari rumah, EK di bonceng DO menggunakan kendaraan Supra warna hitam sedangkan JK di bonceng oleh SA menggunakan Honda Beat warna putih menuju Sidoarjo. Kemudian sesampainya di daerah Porong, mereka berhenti sebentar untuk pindah tumpangan EK di bonceng JK menggunakan Supra hitam sedangkan SA dan DO menggunakan Honda Beat warna putih dengan posisi DO di bonceng SA. Setelah itu menuju ke Krian Kab. Sidoarjo tepatnya di Indomaret depan PT Tryas Jl. raya Krian-Surabaya dan berhenti. Kemudian SA masuk untuk membeli minuman, dan DO duduk diluar di atas Honda Beat hitam milik korban. Sedangkan EK menunggu sambil mengawasi sekitar dengan membawa Supra Hitam bersama JK, sedangkan Honda Beat warna putih di parkir oleh SA di depan Indomaret:

Kemudian SA keluar dari Indomaret memberikan EK minuman kemasan bersamaan dengan itu DO mengambil sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol AG-5930-XY menggunakan kunci T yang sudah di siapkan dari tempat tersebut. Lalu DO naik sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol AG-5930-XY hasil curian tersebut, sedangkan Honda Beat warna putih dinaiki oleh SA, dan EK di bonceng JK menggunakan Supra warna hitam menuju rumah JK di daerah Sumber Suko Kec. Grati Kab. Pasuruan:

Pagi harinya motor Honda Beat warna hitam Nopol AG-5930-XY di bawa DO untuk dijual kepada UD di derah Sumbersuko Kec. Grati Kab. Pasuruan, dan untuk berapa harga lakunya EK kurang tahu. Namun EK di beri uang hasil penjualan motor Honda  Beat warna hitam Nopol AG-5930-XY oleh DO sebesar Rp 250.000.

Barang Bukti yang diamankan berupa  sajam/celurit: 2)1 (satu) buah HP Android merk Oppo warna hitam: 3) 1 (satu) buah jaket warna hitam milik SY.

Sedang barang bukti tindak pidana pencurian dengan pemberatan: Honda Beat warna putih Nopol: N 5224 THA, Noka: MH1JM8116MK389827, Nosin: JM81E1391814 beserta STNK, Honda Supra Warna Hitam Nopol: W 2057 PS, Noka: MH1JB51297KO017271 Nosin: JB51E2005383 beserta STNK, jaket abu abu milik EK, helm merah milik EK, jaket biru milik JK, dan helm putih milik JK.

Ancaman Pidana Perbuatan para tersangka melanggar Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP yang diancam pidana maksimal 20 tahun penjara. Dan Perbuatan para tersangka melanggar Pasal 363 KUHP yang diancam pidana maksimal 9 tahun penjara. (red*)

No More Posts Available.

No more pages to load.