Terkait Dugaan Ijasah Palsu, Bupati Ponorogo: “Masak Saya Bisa Malsu Ijasah dan Saya Datang Untuk Klarifikasi”

oleh -60 views

Surabaya (IndonesiaTangguh.com) Datang karena apa? Kan saya dilaporkan katanya ijazah palsu. Maka saya harus menghadiri sebagai warga negara yang baik dan taat hokum,” ujar Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat memenuhi panggilan penyidik Ditreskimum Polda Jatim, Selasa (15/2/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.

Berikut saat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko diwawancarai oleh awak media di halaman Ditreskrium Polda Jatim: Saya tidak paham, yang jelas saya dipanggil saya datang, akan saya jelaskan akan saya klarifikasi. Dan yo mosok (ya masak) aku (saya) iso (bisa) malsu ijazah. Opo Duwe potongan koyo aku,” lanjutnya.

Leh e (kalau) malsu nang endi kalau memalsu di mana), lek gawe piye kalau buat gimana), yo ra mudeng aku ( ya tidak paham saya).

Sama pengacara? Kalau pengacara. Saya punya hak hukum, ben ora salah salah (biar tidak salah salah)

Bawa apa saja?  Saya enggak(tidak)  bawa apa apa. Mahasiswa duwene (punya) ijazah karo (sama) transkrip nilai. Lek (kalau) absen absen urusane (urusannya) kampus.

Pertama kali datang? Saya baru datang hari ini. Kalau tidak dipanggilpun saya juga akan klarifikasi. Biar rakyat tidak bingung. Mosok (masak) Bupati ne malsu ijazah.

Kemarin saat dipanggil kok ga datang ?  Masalah Pak Wapres mau rawuh (dating) ke Ponorogo. Pada Jumat. Sehingga saya butuh prepare (jaga jaga), ternyata beliau (Wapres RI) tidak jadi ke Ponorogo. (red*)

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.