IndonesiaTangguh.com
Tokoh

Harapan Putra Kelahiran Pulau Borneo Briptu Umam

SURABAYA (IndonesiaTangguh.com) – Sempat terdiam sejenak ketika kita mendengarkan istilah “Peacekeeper” Polri, yang ternyata merupakan salah satu status karir penugasan yang didambakan oleh seorang bernama Mishbahul Umam.

Umam merupakan seorang anggota Polri berpangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu) yang saat ini berdinas di Polda Jawa Timur. Pria kelahiran Tarakan, 4 Des 1996 ini ternyata mempunyai impian menjadi seorang Peacekeeper Polri.

Pada bulan April tahun 2020 Divisi Hubungan Internasional Polri (Divhub Interpol) melalui Surat Telegram resminya membuka seleksi Satuan Tugas Garuda Bhayangkara (Satgas Garbha) FPU 3 Minusca pada misi perdamaian PBB di Republik Africa Tengah.

FPU kepanjangan dari (Formed Police Unit) merupakan Unit Polisi Berseragam yang ditugaskan oleh PBB untuk mengemban misi Internasional dalam hal ini misi Minusca (United Nation Mission Integrated Multidimensional Stabilization in Central African Republic).

Seleksi ini dibuka bagi seluruh personil Polri di Indonesia pada semua jenjang kepangkatan baik Tamtama, Bintara maupun Perwira. Mengetahui hal tersebut, Briptu Umam ingin mencoba mendaftarkan diri menjadi seorang Peacekeeper Polri untuk menambah pengalaman berdinas, banyak persyaratan yang harus dilengkapi termasuk Nilai Toefl, Nilai SMK Online, Surat Keterangan Sehat dsb ternyata salah satu persyaratan yang spesifik yakni harus mampu berbahasa Inggris aktif

Seleksi dilakukan secara serentak seluruh Indonesia melalui beberapa tahapan yakni Tes Psikologi, Tes Kesehatan, Tes Komputer, Tes Jasmani, Tes Mengemudi, Tes Menembak dan Tes Bahasa Inggris

Mengetahui hal tersebut, Briptu Umam yang juga merupakan English Teacher in Brilliant English Course langsung merasa Confident karena dianggapnya bahasa Inggris sudah terbiasa dan al hasil lulus terpilih menjadi bagian FPU 3 Minusca pada Formasi Driver Taktis.

Briptu Umam dan pasukan Garuda terpilih melaksanakan latihan selama 5 bulan di Pusdik Lantas Serpong Tanggerang dan Puslat Cikeas Bogor sebelum Deploy ke Bangui, Africa Tengah

Sebagai Driver Taktis, kendaraan yang Ia bawapun yakni APC (Armoured Personnel Carrier) sejenis Phantom Antipeluru, selain itu tak lupa dibekali juga dengan Kemampuan Bahasa Prancis yang dibimbing langsung Instruktur dari IFI (Institute Français Indonesia) Wijaya, Jakarta.

Polri khususnya, Divhubinterpol mendapat kepercayaan dari PBB untuk mengirimkan Pasukan terbaiknya (hasil seleksi) sejumlah 140 personil di Bangui Africa Tengah nantinya untuk mengemban Misi Perdamaian Internasional. Peran Besar Kemanusiaan dan Pemecahan Konflik lebih diutamakan demi mencapai kehidupan berbangsa dan bernegara yang jauh dari kata kekerasan.

Alasan Briptu Umam tergabung pada Misi ini yakni ingin mengenalkan budaya Indonesia yang baik kepada dunia Internasional serta mempelajari arti sebuah peran kemanusiaan untuk setiap orang di sekeliling kita.

“Keep be useful person in your life for your arround people because if you just live without being useful, the animals also live, right?,” kata Briptu Umam. (mbah*)

Related posts

Gerbong Mutasi Bergulir, Kombes Yusep Gunawan Jabat Kapolrestabes Surabaya

tri

Awasi Langsung Penanganan Covid Kapolda Berencana Ngantor di Polsek

tri

Gubernur Khofifah Tegaskan SPP SMA/SMK Se-Jatim Gratis

redaksi