Provinsi Jawa Timur Gelar Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional Tahun 2020

oleh -114 views

SURABAYA (IndonesiaTangguh.com) – Provinsi Jawa Timur  Peringati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional  (HKSN) bertajuk “Kesetiakawanan Sosial Melawan Covid 19” yang berlangsung di Gedung DBL Arena Surabaya, Sabtu (12/12/2020). Acara tersebut juga diwarnai dengan pemberian penghargaan.

Puncak acara tersebut dihadiri Forkopimda Jawa Timur seperti Gubernur Jatim Hj Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.

Pada giat itu juga digelar Bazar kelompok usaha bersama (Kube) bertemakan “Pemberdayaan Fakir Miskin” ini digelar untuk ikut serta merayakan acara puncak HKSN. Peserta  Bazar dari berbagai wilayah di Jawa Timur yang menampilkan produk unggulan dari daerahnya masing-masing.

Selain itu, ada stand dari UPT Dinsos Provinsi Jatim dengan menampilkan anak-anak asuh devabel  yang sudah terampil menjahit, Sablon dan service HP.

Kegiatan ini berlangsung secara virtual, dan diikuti oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Dalam peringatan HKSN melawan Covid-19 tersebut, kehadiran Forkopimda Jatim disambut oleh sholawat dari anak-anak disabilitas, dan Forkopimda memberikan santunan kepada anak yatim.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial Jatim, Dr. Alwi M Hum, menyampaikan, kegiatan ini dimaksudkan untuk menjadi gerak dasar, guna memudahkan dan memperlancar penyelenggaraan Kesetiakawanan sosial, secara terkoordinasi, sinergis, terencana, terarah, dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk tata penghidupan dan kehidupan masyarakat, yang dilandasi oleh kesetiakawanan Sosial, terciptanya kondisi yang menjamin kesetiakawanan, yang mampu menjadi pilar-pilar dasar dalam mewujudkan Indonesia sejahtera,” kata Alwi.

Kegiatan yang berlangsung secara virtual ini, di ikuti oleh UPT dari berbagai daerah di Jawa Timur. Tak hanya orang dewasa, anak-anak dari berbagai daerah di Jawa Timur juga mengikuti kegiatan ini. Tak lupa Gubernur Jatim menyapa UPT dari berbagai daerah, seperti di UPT Kabupaten Nganjuk, Gubernur Jatim, Khofifah mengajak interaksi dengan anak-anak yang mengikuti kegiatan ini.

Selain itu, kegiatan ini juga di ikuti oleh anak-anak disabilitas, seperti di UPT Kabupaten Malang dan Pasuruan.

Kepala Dinas Provinsi Jawa Timur dan Forkopimda Jawa Timur juga memberikan berbagai penghargaan, untuk pilar-pilar yang berprestasi di bidang sosial, serta dana bantuan, dan pembinaan untuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) berprestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur 2020.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, mengatakan untuk seluruh pilar-pilar sosial terus membantu sesama. Gubernur juga mengatakan HKSN ini sebetulnya adalah hari bela negara.

“Saya ingin menyampaikan kepada semuanya, bahwa Hari Kesetiakawanan Nasional ini lebih tepatnya adalah nuansanya hari bela negara. HKSN ini kegotong royongan yang dibangun untuk membangun solidaritas sosial dan Kesetiakawanan social,” kata Gubernur Jatim.

Khofifah juga menjelaskan, jika melihat dari sejarahnya, bahwa tanggal 19 Desember Belanda datang lagi ke Maguo, Jogja. Lalu 20 Desember mulai ada penangkapan, Bung Karno, Bung Hatta, dan beberapa para menteri waktu itu juga ditangkap.

“Jadi ketika Jenderal Sudirman melakukan gerilya maka disitulah masyarakat tolong menolong, gotong royong, melindungi Jenderal Sudirman. Jadi itu yang menjadi referensi Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional,” ujarnya.

Untuk itu,  lanjut Khofifah, di saat seperti ini ingin kembali memanggil memori kita sebagai sebuah bangsa, bahwa solidaritas Kesetiakawanan sosial itu tidak cukup kalau dimaknai sekedar charity. maksud Charity adalah bagian dari kesetia kawanan sosial, tapi bahwa proses membangun integritas bangsa itu harus juga diikuti dengan solidaritas dan kesetiakawanan sosial. (*)

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.