Pelaku Mahasiswa, Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim Ungkap Pemalsu Hasil Rapid Tes

oleh -53 views

SURABAYA (IndonesiaTangguh.com) – Subdit  Siber  Ditreskrimsus Polda Jatim  berhasil ungkap kasus manipulas data dan pemalsuan surat hasil rapid test antigen tanpa pemeriksaan medis namun melalui media social. Aksi ini terjadi di Dusun Krajan, Kelurahan Jombang, Kecamatan Jombang,  Kabupaten Jember.

Kasus itu melibatkan tersangka  Imam Baihaki (24) mahasiswa, yang berdomisili di Dusun Krajan, Kecamatan Jombang , Kabupate Jember.

Modus operandi  sekitar  Desember 2020 tersangka memosting di media sosial facebook menawarkan jasa pembuatan rapid tes antigen dan anti body.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko – Dirreskrimsus Kombes Farman dan Kasubdit Sber AKBP Wildan, Senin (11/1/2021) menjelaskan kronologis  sekitar Desember 2020 tersangka bekerja sebagai panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Pilkada 2020 di Kecamatan Jombang, Kabupaten  Jember sebagai staf pendukung, untuk petugas pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) dengan syarat melampirkan surat keterangan rapid test covid-19.

Saat itu sekitar  27 petugas PTPS dinyatakan reaktif, kemudian tersangka membuatkan surat rapid test covid-19 terhadap petugas PTPS   mengatasnamakan klinik  Nurus Syifa di Kecamatan  Bangsalsari, Kabupten Jember dengan keterangan non reaktif.

Sementara  saat itu untuk keperluan sehari hari tersangka berinisiatif untuk menjual surat keterangan rapid test antigen dan anti body melalui media sosial fecebook mengatasnamakan klinik Nurus Syifa di Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember.

Desember 2020 tersangka memosting di market place media sosial facebook menawarkan jasa pembuatan rapid tes antigen dan anti body tersangka menjual surat rapid test antigen dan anti body tersebut dengan harga antara Rp 50.000 – Rp 200.000 per lembar.

Sedangkan tersangka sudah berhasil membuat surat rapid test sebanyak 44 lembar dan surat rapid tes antigen sebanyak 7 lembar dengan nilai total uang yang di dapat Rp 1.900.000.

Pada 9 Januari 2021 telah dilakukan penangkapan tersangka Imam Baihaki di Dusun Krajan , Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember dengan modus menawarkan jasa pembuatan Rapid tes antigen dan anti body melalu media facbbook.

Barang bukti yang diamankan berupa HP dan laptop, Dan atas perbuatannya, tersangka dijerat  pasal 51 jo pasal 35 UU ITE  ancaman hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp 12 milyar jo pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.