Motor OJOL Hilang Diganti Presiden Jokowi, Lalu Pencurinya Ditangkap Tim Jatanras Polda Jatim

oleh -47 views

Surabaya (IndonesiaTangguh.com) – Tindak pidana pencurian dengan pemberatan  sepeda motor Honda Beat Street tahun 2019 warna hitam Nopol L-5880-0K, Noka MH1JFZ214KK672853, Nosin JFZ2E1671672 atas nama WN, sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP.

Aksi kejahatan itu  terjadi Kamis 10 Februari 2022 sekira pukul 18.00 WIB, di daerah PTC depan Resto Kaizen, Jl. Yono Soewoyo Surabaya. Korban pencurian motor adalah Wahyu Novi Rini, ini sehari hari sebagai Ojol. Lalu kendaraan OJOL yang hilang itu jadi Viral, kemudian diganti oleh Presiden Jokowi, dan penyerahan motor baru  dari Jokowi  dilakukan oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes A Yusep Gunawan.

Namun demikian, pelaku yang mencuri motor milik Ojol tadi berhasil tertangkap beserta barang buktinya diamankan di Polda Jatim.

Kasus itu melibatkan tersangka berinisial NK (37)  warga Sunan Ampel Kel./Ds. Bulupitu, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang dan Desa Pangilen, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura.

Tersangka itu yang memiliki ide untuk mencuri, yang meminjam motor ke teman kos saya, yang menyiapkan dan membawa kunci T, yang merusak kunci motor dan membawanya dan yang menyimpan dan yang akan menjual motor tersebut.

Tersanga NK adalah residivis karena pernah dihukum selama satu tahun kasus percobaan  pencurian di dalam rumah tahun 2008.

Dalam pemeriksaan, tersangka NK mengakui telah mengambil tanpa ijin 1 (satu) Unit sepeda motor Honda Beat Street tahun 2019 warna hitam Nopol: L-5880OK, Noka: MH1JFZ214KK672853, Nosin: JFZ2E1671672 bersama temannya bernama S Alias HS (DPO) pada hari Kamis tanggal 10 Februari 2022 di daerah Pakuwon City (PTC):

Tersangka NK dengan menggunakan kunci T telah merusak rumah kunci sepeda motor tersebut kemudian membawanya kabur.

Tersngka NK menjelaskan, bahwa kunci T telah di buang di jalan, sedangkan plat nomor sepeda motor dilepas dan dibuang di sawah daerah Sampang agar tidak diketahui orang lain, dan motor tersebut akan di jual.

Sementara tersangka lain berinisial S Alias HS (DPO) yang berperan juga  memiliki ide untuk mencuri dan membonceng untuk mencari sasaran serta mengawasi saat mengambil sepeda motor.

 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto didampingi Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda JAtim AKBP Lintar Mahardhono, Rabu (23/2/2022) meengatakan, modus Operandi tersangka NK bersama temannya S Alias HS (DPO) berboncengan mengendarai sepeda motor Ninja Mono 250 cc warna merah berkelilng didaerah PTC untuk mencari target/sasaran.

Tiba tiba tersangaka NK melihat sepeda motor tersebut terparkir di depan resto Lalu setelah dirasa aman, tersangka NK dengan menggunakan kunci T merusak

 

rumah kunci sepeda motor tersebut dan motor dapat dihidupkan setelah itu Tersangka NK membawa kabur motor tersebut

Karena kejadian tersebut viral kemudian anggota Opsnal Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim melakukan penyelidikan dan pada hari Rabu 16 Februari 2022 sekira pukul 01 00 WIB, lalu anggota opsnal mendapati motor tersebut di rumah tersangka NK di daerah Sampang Madura.

Saat itu juga tersangka NK dan sepeda motor di bawa ke kantor Ditreskrimum Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan, Tersangka NK mengakui bahwa benar telah mengambil motor tersebut dengan cara menggunakan kunci T bersama temannya bernama S Alias HS (DPO), Setelah berhasil mengambil motor tersebut, Tersangka NK membuang kunci T di jalan arah pulang kerumahnya di Sampang.

Kemudian Tersangka NK melepas dan membuang plat nomor sepeda motor tersebut agar tidak diketahui orang lain dan motor tersebut rencana akan dijual.

Barang Bukti yang diamankan sepeda motor Honda Beat Street tahun 2019 wama hitam Nopol: L-5880-OK, Noka: MH1JFZ214KK672853, Nosin: JFZ2E 1671672 atas nama WN.

Atas perbuatannya, tersangka melanggar Pasal 363 KUHP yang diancam pidana maksimal 9 tahun penjara. (red*)

 

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.