Komnas PA Tegaskan Anak Wajib Miliki Akte Kelahiran

oleh -150 views


Tim Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) turun ke Surabaya, guna perjuangkan hak dua orang anak untuk mendapatkan akte kelahiran atas ibu dan ayahnya.

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait menerangkan bahwa kedua anak tersebut tidak bisa mendapatkan akte kelahiran, dikarenakan adanya perselisihan antara W (suami) dan J (istri) selaku orang tua mereka.

“Permasalahannya adalah antara pak W dan istrinya J yang pernah menikah disebuah Vihara, lalai untuk mendaftarkan perkawinannya ke catatan sipil. Sehingga saat mereka berpisah, kedua anaknya sulit mendapatkan akte kelahiran,” ungkap Arist, Rabu (13/01/21).

Meski kedua anak sudah terdaftar di catatan sipil Bandung dengan akte lahir atas ibunya. Namun saat ini, W ingin mendapatkan hak yang sama dalam akte kelahiran, karena kedua anak itu memiliki ayah dan ibu.

“Penetapan dari pengadilan sudah ada, dan disertai dengan bukti lainnya. Besok baru saya akan ke kantor catatan sipil Surabaya untuk memberikan persyaratan agar akte kelahiran anak ini bisa segera dikeluarkan,” pungkas pria asal Sumatera Utara ini.

Selain itu Arist juga mendatangi Polres Gresik, untuk meluruskan terkait adanya oknum yang mengaku dari Komnas Perlindungan Anak untuk mengurus hak asuh anak.

Sementara itu, W yang didampingi tim kuasa hukumnya, Hendri Kurniansyah, Antonius Youngky Adrianto, Iman Saroha Lumbantorun, mengherankan adanya pelaporan di Polres Gresik, terkait penculikan terhadap anak.

“Setelah kami mendapatkan penetapan sebagai bapak dari kedua anak itu, muncul masalah baru, yakni klien kami dilaporkan penculikan anak. Mana ada ayah yang menculik anaknya sendiri,” Kata Hendri, kuasa hukum W

“Jika ibunya tidak mengakui klien kami sebagai ayah anaknya, mengapa anak-anak itu didaftarkan dengan nama belakang dari klien kami? Dan yang bersangkutan (J) pernah mengirim somasi yang isinya mengakui W sebagai bapak anak-anaknya,” tutup Youngki. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.