Ketua PWNU Jatim: Aparat Keamanan Agar Bertindak Tegas Tanpa Pandang Bulu

oleh -81 views

SURABAYA (IndonesiaTangguh.com) – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuqi Mustamar M.Ag mendukung penuh langkah  langkah yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, TNI dan Polri serta Pemerintah Indonesia. Hal ini demi terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Demi mengikhtiarkan terciptanya keamanan, perdamaian, kepastian hukum, dan stabilitas politik juga stabilitas keamanan maka kami sebagai pribadi, juga sebagai pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sabiilul Rosyad sekaligus ebagai Ketua PWNU Jawa Timur  tentunya ikut mendukung  para aparat keamanan seperti TNI – Polri, para pejabat yang ada di lingkungan kesatuan Indonesia untuk terus melakukan penegakan hokum,”  tegasnya, Sabtu (12/12/2020).

Selain itu, lanjut Kyai Marzuqi, bahwa pemerintah jangan pernah mundur kepada kelompok – kelompok berseragam apapun yang mengganggu keamanan dan stabilitas.

“Untuk aparat penegak hukum jangan mundur, jangan takut, untuk melakukan penegakan hukum kepada siapapun, etnis apapun, berseragam apapun, beragama apapun, beratribut organisasi apapun,” ujarnya.

Sekiranya, tandas Marzuqi,  ada orang orang atau kelompok kelompok  mengganggu keamanan, mengganggu stabilitas, apalagi dari analisa aparat baik TNI atau  Polri berpotensi menimbulkan distabilitas nasional.

Untuk itu, Kyai Marzuqi menegaskan,  bahwa warga NU terus mendukung TNI – Polri sekaligus mendorong untuk terus maju pantang mundur dalam melakukan penegakan hukum secara terukur.

“Semoga Indonesia tetap aman, damai dan NKRI abadi, sekali lagi kami Marzuqi Mustamar mendukung pihak mana pun, aparat mana pun, baik TNI maupun Polri untuk terus melakukan penegakan Hukum, tanpa ragu, tanpa takut, kepada siapa pun, demi terciptanya kepastian hukum, agar masyarakat hidup dengan aman,” lanjutnya.

Selain itu, keamanan dan ketentraman sangat  didambakan oleh semua masyarakat agar dapat melakukan aktifitas dengan aman dan damai. (*)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.