Kejari Surabaya Raih Penghargaan Optimalisasi Perkara Korupsi

oleh -127 views
Kajari Surabaya Anton Delianto, saat memaparkan kinerja setahun

Surabaya (IndonesiaTangguh.com)- Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya berhasil menjadi yang terbaik dibidang pidana khusus, karena mampu mewujudkan program optimalisasi penanganan perkara tindak pidana korupsi kategori Kejaksaan Negeri tipe A.

Kepala Kejari Surabaya Anton Delianto dalam jumpa pers di gedung Kejari Surabaya, menyatakan Kajari Surabaya menerangkan pencapaian prestasi pidana khusus ini, karena berhasil melakukan penyelamatan uang kerugian negara sebesar Rp 85 miliar.

Salah satu capaian kinerja bidang tindak pidana khusus Kejari Surabaya tahun 2021 yakni keberhasilan penyelamatan uang kerugian negara dengan total kurang lebih Rp 85 miliar,” ujar Anton Delianto, Kepala Kejari Surabaya pada konferensi pers anev (analisa dan evaluasi) Kejari Surabaya, Kamis (30/12/2021).

Anton menjelaskan, Kejari Surabaya berperan aktif dalam keberhasilan pengembalian kerugian keuangan negara dalam perkara tindak pidana korupsi. “Pengembalian kerugian uang negara yang terbesar dari kasus korupsi PT Surya Graha Semesta (SGS) kurang lebih sebesar Rp 45 miliar,” ungkapnya.

Selain dari kasus korupsi PT SGS, keberhasilan Kejari Surabaya dalam pengembalian uang negera juga berasal dari penyelesaian hukum yang dihadapi oleh Pemkot Surabaya. “Keberhasilan pengembalian aset brandgang milik Pemkot Surabaya di Jl Basuki Rachmat, Surabaya senilai Rp 24,7 miliar,” jelas Anton.

Dari data anev, selama kurun waktu Januari-Desember 2021, Kejari Surabaya melalui bidang tindak pidana khusus berhasil melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus korupsi sebanyak 9 perkara. “Sementara dalam hal penuntutan kami telah menyidangkan 7 perkara dan tindak pidana khusus lain (cukai dan pajak) sebanyak 5 perkara,” terang mantan Aspidsus Kejati Bali ini.

Atas keberhasilan tersebut, bidang tindak pidana khusus Kejari Surabaya akhirnya sukses meraih penghargaan. “Alhamdulillah atas prestasi tersebut, kami berhasil mendapat penghargaan sebagai Peringkat Satu atas Prestasi Dalam Wewujudkan Program Optimalisasi Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi Kategori Kejari Tipe A,” pungkas Anton.

Dalam rilis capain kinerja selama setahun ini, kajari Anton didampingi Kasi Intel Khristiya Lutfiasandhi, Kasi Pidum Farriman Siregar, Kasi Pidsus Ary Prasetya Panca dan Kasi Datun Arie Chandra Dinata,SH.,MH.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.