IndonesiaTangguh.com
Headline Indonesia

Kapolda Jatim Resmikan Lapangan Tenis “Presisi” Mapolda Jatim

SURABAYA (IndonesiaTngguh.com) – Kapolda Jatim Irjen l Dr. Nico Afinta, S.H., M.H melakukan peresmian penggunaan gedung  Lapangan Tenis “Presisi ” Polda Jatim  yang berlokasi dilingkungan Mapolda Jatim, Jumat (9/4/2021 ).

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Waka Polda Polda Jatim Brigjen Slamet HS, Irwasda Polda Jatim dan para Pejabat Utama Polda Jatim, Kabid Humas Kombes Gatot Repli Handoko.

Gedung lapangan Tenis Presisi tersebut terdiri dari dua line  dengan luas  37,72 X 31,49 M dan dibangun dengan menggunakan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur TA 2020.

Peresmian penggunaan lapangan Tenis Presisi  secara simbolik ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kapolda Jatim dan pemotongan tumpeng diberikan Kapolda Jatim kepada Pemain Tenis Senior Polda Jatim AKBP Agus Setiawan dan Wakapolda Jatim.

Kapolda Jatim juga turun di lapangan untuk melakukan pemukulan bola tenis yang diterima oleh perwakilan pemain senior AKBP Agus Setiawan.

Kapolda Jatim mengucapkan terima kasih kepada kontraktor dan panitia, sehingga gedung Lapangan Tenis Presisi ini bisa terwujud seperti sekarang ini.

Pembangunan gedung Lapangan Tenis Presisi ini telah diresmikan atau ditanda tangani oleh bapak Panglima TNI dan bapak Kapolri beberapa waktu yang lalu. Ini sebagai wujud sinergitas antara TNI – Polri, sehingga penggunaan gedung lapangan Tenis Presisi ini tidak hanya diperuntukkan bagi anggota Polri saja, melainkan untuk anggota TNI juga.

“Lain kali kita undang anggota TNI AD, AL dan AU untuk bermain bersama sama. Kalau kita sudah merasa lelah atau jengkel dengan tugas rutin sehari hari yang kita lakukan, ambil sepatu terus datang bemain di Lapangan Tenis Presisi ini untuk menyalurkannya agar menjadi energi yang positip ,” pungkas Kapolda Jatim. (*)

Related posts

Kapolda Jatim – IDI Jawa Timur Menyamakan Persepsi Tangani Pandemi Covid 19

tri

Serdik Sespimti Dikreg 30 Tahun 2021 Gelar Vaksinasi dan Berbagi Sembako di 8 Provinsi dan 10 Kabupaten

tri

Bahayakan Keselamatan Masyarakat Polisi Hentikan Kegiatan KAMI

redaksi