Kapolda Jatim: Pemimpin Harus Mampu Merubah Anggota yang Kurang Baik Menjadi Baik

oleh -46 views

BATU (IndonesiaTangguh.com) – Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta menegaskan, pemimpin di setiap lapisan harus mampu merubah anggota yang kurang baik menjadi baik. Caranya  menerapkan pola keteladanan dalam memimpin, dengan sistem reward and punishment dalam setiap pelaksanaan tugas.

Hal itu ditegaskan Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di Mapolres Batu, Kamis (8/4/2021).  Kunjungan kerja, Kapolda didampingi Pejabat Utama Polda Jatim dintaranya Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko.

Dalam kunker, Jenderal Polisi Bintang Dua itu juga memberikan paparan kepada seluruh Pejabat Utama Polres  Batu seperti Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo dan para Kapolsek, yang berlangsung di gedung Rupatama Mapolres Batu.

Kapolda Jatim juga berpesan agar seluruh anggota dan jajaran di Polres Batu selalu menerapkan Pelaksanaan Program Kapolri, PRESISI yang merupakan respon dari tantangan tugas yang selalu berubah – ubah dan tuntutan masyarakat terhadap Polri.

“Respon tersebut direalisasikan melalui 4 transformasi kebijakan, 16 Program Prioritas, 51 kegiatan dan 177 rencana aksi. Untuk itu setiap anggota Polri harus melaksanakan program tersebut sesuai dengan tugas wewenang dan tanggungjawab masing masing,” harap Kapolda Jatim.

Selain itu,  melaksanakan Strategi Preventif yaitu sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terkait  penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari hari, dan optimalisasi Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Mikro (PPKM Mikro).

Bukan hanya itu saja, termasuk  melaksanakan Strategi Penegakan Disiplin, berupa Komunikasi, Koordinasi , dan Kolaborasi yang baik dengan Instansi, terkait dalam Penegakan Disiplin Operasi Yustisi dengan harapan dapat menekan angka penyebaran Covid-19.

Kapolda juga mengimbau kepada jajaran untuk turut serta membantu pelaksanaan vaksinasi, dengan strategi kuratif, yaitu dengan melaksanakan pengamanan, pengawalan, dan pengawasan proses vaksinasi yang telah berjalan, untuk meminimalisir pelanggaran maupun hal hal yang dapat menghambat percepatan pelaksanaan vaksinasi. Sehingga secara efektif  dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Tidak hanya itu, Kapolda juga berpesan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan sistem pengamanan di Mako, dalam setiap pelaksanaan tugas.

Tak lupa Kapolda Jatim juga berharap agar selalu menjalin komunikasi antar anggota dengan baik, karena hal tersebut dapat menjadi kunci sukses kebersamaan.

“Selalu jalin Komunikasi, Koordinasi , dan Kolaborasi dalam setiap pelaksanaan tugas agar dapat mencapai sukses melalui kebersamaan,” pungkasnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.