IndonesiaTangguh.com
Indonesia Politik

Indofol Survei Penanganan Covid Jatim, Khofifah Layak Jadi Presiden

Lembaga Survei Indofol rilis penanganan Covid-19 di Jatim

Surabaya (IndonesiaTangguh.com)- Lembaga Survei Indopol memaparkan persepsi publik terhadap penanganan covid-19 oleh pemerintah provinsi dan kabupaten kota di Jawa Timur, yang dinilai cukup memuaskan dengan presentasi mencapai 62 dan 72 persen.

Dalam pemaparannya Lembaga Survei Indofol menyatakan terdapat keberhasilan yang dilakukan pemerintah daerah di Jawa Timur dalam menekan laju penularan Covid-19. Hal itu terlihat dari tingkat kesembuhan bulan Juni yang mencapai 31, 46 persen naik menjadi 78, 56 persen pada tanggal 28 Agustus 2020.

Namun dalam menekan angka kematian, Jawa Timur dinilai masih lambat. Dari 7, 30 persen di bulan Juni menjadi 7 koma 17 persen di bulan Agustus. “Jawa Timur hingga saat ini masih provinsi dengan tingkat kematian tertinggi akibat Covid-19,” kata Direktur Eksekutif Indofol Survei Ratno Sulitiyanto, Senin (31-8-20).

Atas keberhasilan pemerintah provinsi dan daerah dalam menangani Covid-19 di Jawa Timur, persepsi kepuasan publik atas kinerja Pemerintah Provinsi JawaTimur cukup tinggi mencapai 68, 2 persen. Presentase terbesar terdapat di Kota Probolinggo, Situbondo, Kota Mojokerto, Trenggalek, dan Madiun.

Sementara tingkat kepuasan publik untuk kinerja Kabupaten Kota  sebesar 74, 5 persen. Presentase kepuasan tertinggi berada di Kota probolinggo, Bondowoso, Situbondo, Mojokerto, dan Kota Mojokerto.

“Umumnya, kinerja pemerintah dalam menangani Covid-19 yang dirasakan masyarakat adalah dalam bentuk himbauan mematuhi protokol kesehatan,” imbuh Ratno.

Dengan tingkat kepuasan publik atas penanganan covid-19 di provinsi dan kabupaten kota, Lembaga Survei Indofol juga merilis sejumlah pemimpin yang disukai dan memiliki elektabilitas untuk memimpin Jawa Timur. Mereka adalah Khofifah Indar Parawansa, Tri Rismaharini, Sukarwo, Emil Dardak, serta Saifullah Yusuf.

Sedangkan untuk level nasional terdapat lima pemimpin yang dianggap layak oleh responden.  Yaitu Prabowo Subianto, Khofifah, Sandiaga Uno, Anis Baswedan, serta Ganjar Pranowo.

Survesi persepsi publik terhadap penanganan Covid-19 ini dilakukan pada tanggal 23 hingga 28 Juli 2020, dengan responden sebanyak 1000 orang. Metode pengambilan sample survei ini dengan cara stratified random sampling, atau menyesuaikan jumlah penduduk di tiap kabupaten kota. (*)

 

 

Related posts

Mobil Tangguh Keliling Polres Pasuruan Tekan Penyebaran Covid

redaksi

Kejari Surabaya Tangkap DPO Terpidana Korupsi P2SEM

redaksi

Dua Kantor Media Pemerintah di Surabaya Terpapar Covid 19

Huda