IndonesiaTangguh.com
Indonesia

Hakim dan Pegawai Positif Covid PN Surabaya Kembali Lockdown

Pegawai Pengadilan Negeri Surabaya jalani rapid test

Surabaya, Pengadilan Negeri Surabaya kembali menunda semua pelayanan hukum selama dua pekan ke depan, menyusul adanya 7 pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah melakukan rapid test dan swab.

Keputusan lockdown ini dilakukan setelah Pengadilan Negeri Surabaya melakukan rapid tes serentak terhadap 300 pegawai pada 3 Agustus akhir pekan lalu. Hasilnya 9 pegawai dinyatakan reaktif.

Sesuai dengan protokol kesehatan mereka yang reaktif harus menjalani swab sebagai tes lanjutan, dengan 6 orang diantaranya dinyatakan positif Covid-19. “Saat ini ke enam orang ini harus menjalani karantina di rumah sakit rujukan Asrama Haji Sukolilo Surabaya, “ ujar Humas Pengadilan Negeri Surabaya Martin Ginting.

Ditambahkan Martin Ginting, Selain 6 orang pegawai pihaknya juga mendapat informasi ada seorang hakim yang telah dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19, dan kini sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jawa Barat.

Lockdown sendiri terhitung sejak Senin 10 Agustus hingga dua pekan mendatang. “Dengan penambahan satu hakim tersebut, tujuh orang pegawai di lingkungan Pengadilan Negeri Surabaya positif Covid-19, “ imbuhnya.

Dengan kondisi tujuh orang pegawai positif Covid-19, Ketua Pengadilan Negeri Surabaya memutuskan untuk menutup semua aktifitas pelayanan, kecuali sidang perkara pidana dengan terdakwa yang masa tahanannya hampir habis. (*)

 

 

Related posts

Hadapi New Normal, Dirjenpas Tinjau Layanan Publik Lapas Kelas I Malang

redaksi

Elemen Masyarakat Tolak Kegiatan KAMI di Surabaya

redaksi

Ada 15.539 Polri Lakukan Pengamanan Pemungutan Suara Pilkada Serentak di Jawa Timur

tri