Hakim Bebaskan Residivis Perkara Penipuan 63 Miliar Malam Hari

oleh -75 views
Sidang pembacaan vonis digelar malam hari

Surabaya (Indonesiatangguh.com) Majelis hakim yang diketuai Ni Made Purnami, memvonis terdakwa perkara penipuan senilai 63 miliar, Venansius Niek Widodo, lepas dari segala dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Pada sidang tuntutan sebelumnya, terdakwa diancam hukuman empat tahun penjara, dan dikenakan pasal 378 KUHP Jo. pasal 64 ayat (1) KUHP.

Dalam sidang yang digelar sekitar pukul 19.00 Wib malam kemarin, hakim Ni Made menilai bahwa perbuatan yang dilakukan Terdakwa bukanlah tindak pidana sehingga harus dibebaskan dari segala tuntutan hukum.

“Membebaskan terdakwa dari segala dakwaan penuntut umum. Menyatakan terdakwa terbukti akan tetapi perbuatan tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh terdakwa. Serta memulihkan keadaan terdakwa seperti semula. Serta membebankan biaya perkara sebesar Rp 2 ribu kepada negara,” kata Ni Made saat membacakan amar putusannya kemarin.

Mendengar putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sulfikar kecewa. Secara tegas ia akan mengambil jalur hukum kasasi. Sebab, kasus tersebut menurutnya sudah merugikan banyak orang. “Kerugian korbannya itu sangat besar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tanjung Perak Hamonangan Parsaulian Sidauruk mengatakan kalau dirinya menghormati keputusan hakim. Masih ada waktu tujuh hari kedepan untuk menyatakan sikap untuk mengambil upaya hukum apa yang akan diambilnya.

Tapi ia menegaskan Venansius bukan mendapat putusan bebas (vrijspraak) tapi lepas (onslag). Keduanya sekilas memang terlihat sama. Yaitu tidak memidana terdakwa. “Penjelasan perbedaannya itu diatur dalam pasal 191 ayat 1 dan 2 KUHP,” bebernya.

Terdakwa Venansius diketahui terjerat beberapa kasus penipuan. Di halaman Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP) PN Surabaya, ada enam kasus atas nama Venansius Niek Widodo.

Empat diantaranya adalah kasus pidana, dua kasus perdata. Seluruh perkara tersebut terkait dengan tambang nikel. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.