Elemen Masyarakat Tolak Kegiatan KAMI di Surabaya

oleh -197 views

Surabaya (IndonesiaTangguh.com)- Kegiatan Koalisi Aksi Menyelamatkan Bangsa atau KAMI, yang sedianya dilangsungkan di Surabaya, ditolak oleh puluhan massa dari berbagai elemen arek suroboyo. Menurut pihak kepolisian, kegiatan KAMI di Gedung Juang 45 Surabaya tak memiliki ijin sehingga kegiatan harus dihentikan.

Warga hadang peserta kegiatan KAMI di depan Gedung Juang 45 Surabaya

Penolakan kegiatan silaturahim akbar yang digelar oleh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia, dilakukan oleh elemen masyarakat dengan menghalau peserta yang ingin memasuki gedung.

Massa dari berbagai elemen masyarakat Surabaya ini meminta peserta untuk meninggalkan gedung, karena kegiatan tersebut dinilai inskonstitusional dan berpotensi memecah belah warga Surabaya.

“KITA menolak deklarasi KAMI di Surabaya karena telah mencederai demokrasi. Kalau mereka mau maju di Pilpres tunggulah tahun 2024,” kata koordinator KITA Edy Firmanto, Senin (28/9/20).

Sementara peserta kegiatan KAMI yang hendak memasuki Gedung Juang Surabaya, mengaku bingung atas penolakan warga tersebut. “Saya kesini karena dapat info dari teman, katanya ada pak Gatot Nurmantyo,” ujar Ishadi Kurniawan, salah satu peserta kegiatan KAMI.

Untuk menghindari perdebatan antara warga polisi yang berada dilokasi langsung memisahkan peserta dari kerumunan massa, dan menyarankan mereka kembali.

Kapolsek Sawahan AKP Wisnu

“Kegiatan yang digelar oleh KAMI ini belum memiliki ijin dan belum pernah melakukan assesment, terkait kegiatan pengumpulan massa dengan penerapan protokol kesehatan, mengingat kegiatan di gelar di massa pandemi,” tegas Kapolsek Sawahan AKP Wisnu. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.